Memulai sebuah bisnis sendiri tak memandang usia maupun kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Siapa saja bisa dan berhak untuk berusaha agar memiliki tambahan penghasilan apalagi dengan niat untuk mensejahterakan keluarga. Hal ini juga berlaku untuk ibu rumah tangga yang memiliki segudang kegiatan di rumah untuk mempersiapkan keperluan rumah tangga. Meski banyak waktu yang terkuras untuk kegiatan tersebut akan tetapi bagi ibu-ibu yang masih ingin bekerja sampingan untuk memiliki tambahan penghasilan, bisa juga memiliki bisnis sendiri asalkan tidak mengganggu aktifitas sehari-hari.

Bisnis Ibu Rumah Tangga

Pemilihan bisnis yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga haruslah yang sesuai dengan waktu luangnya. Minimnya waktu luang yang dimiliki oleh ibu rumah tangga membuat pilihan bisnis yang ada semakin sedikit. Meski begitu bukan berarti tak ada peluang yang bisa dilakukan karena sekarang ini bisnis kreatif bisa dilakukan tanpa banyak menyita waktu. Berikut ini adalah beberapa peluang usaha yang dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga karena tak banyak membutuhkan tenaga dan waktu untuk melakukannya.

  • Reseller.

Anda bisa menjadi reseller untuk produk apa saja yang diketahui untuk kemudian dijual lagi dengan menambah harga jual sebagai laba. Dengan menjadi reseller makanan misalnya, Anda tak perlu membuat makanan sendiri karena hanya memasarkannya dan mengambil makanan jika sudah ada yang memesannya. Dengan begitu selain waktu yang diperlukan tak terlalu banyak, Anda juga bisa menghasilkan laba tanpa modal yang besar.

  • Dropshipper.

Pada dasarnya usaha ini sama dengan reseller. Hanya saja caranya sedikit berbeda karena menggunakan teknologi internet. Anda bisa mencari produsen yang membuka peluang untuk dropshipper dimana Anda bisa masuk dan memasarkan produknya secara online dengan memasang foto produk tersebut. Gunakan situs belanja online untuk pemasarannya sehingga Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang dan tenaga untuk memiliki toko sendiri. Ketika ada pesanan, Anda bisa langsung memesan ke produsen untuk mengirimkan barang tersebut langsung ke alamat pembeli yang sebenarnya.

  • Menjual makanan pagi.

Jika Anda pandai memasak, Anda bisa menjual makanan di pagi hari untuk sarapan masyarakat dekat. Sembari memasak untuk dijual Anda juga bisa memasakkan untuk keluarga sarapan. Menu makanan pagi tak perlu terlalu banyak dan berat, contohnya nasi uduk, nasi kuning, bubur untuk bayi, dan sebagainya.

Contoh bisnis untuk ibu rumah tangga di atas bisa dipilih sesuai dengan keahlian masing-masing dan minat Anda untuk menjalankannya. Selain bisnis di atas, Anda juga bisa melakukan bisnis lainnya selama hal tersebut tidak mengganggu kegiatan sehari-hari dan Anda masih bisa memiliki waktu untuk beristirahat. Dengan memiliki bisnis sendiri Anda bukan hanya bisa membantu keuangan rumah tangga namun juga bisa membeli barang sendiri tanpa mengurangi jatah belanja dari suami.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *